Selasa, 28 Februari 2012

This Blog Linked From Here The Web This Blog Linked From Here The Web 25 TAHUN SLANK, Sebuah memori yang manis...

Ojeb (Bejo Kampoengan) dan Oedin (Oedin Ketjil), adalah anggota Slank Fans Club Malang (SFCM) dan BP Malang yang cukup beruntung dibanding anggota lain. Saat anggota BP Malang yang lain sedikit keberatan untuk menerima bertugas di hotel, mereka berdua berani menerima tanggung jawab itu.



Berikut ini, cerita Ojeb, apa yang dialami dan apa yang dilakukan, semoga dapat dijadikan sebagai pengalaman bersama...

..................................................................





25 TAHUN


Hmm...
Jelas bayangan kita adalah sebuah angka yang sangat, bahkan sangat-sangat, fantastis bagi sebuah band seperti Slank. Saat mendengar bahwa Malang mendapat jatah dalam rangkaian tour kali ini, betapa excited-nya saya. Walaupun tidak tertulis dalam sejarah Slank, setidaknya angan-angan saya, sayalah salah satu penyaksi gelaran tersebut...

Ternyata bukan hanya menjadi seorang penyaksi, lebih dari itu. Dari SFCM saya diajak untuk menjadi BP (Bidadari Penyelamat) sebuah istilah untuk "paspampres"-nya Slank. Betapa tidak? Saya bisa melayani rombongan mereka yang datang ke Malang dan (mungkin) langsung atau tidak, bisa bertatap muka.

Lebih gembiranya lagi, saya dan Oedin, seorang teman juga dari anggota SFC Malang dan BP Malang, didaulat menjadi BP hotel (melayani, memberikan bantuan segala macam yang diperlukan rombongan Slank khususnya di hotel, tempat menginap). Sedikit beban juga sebenarnya, mengingat saya sebenarnya kurang hafal daerah Malang, But it's no problem, coz I've a right patner here. Selain itu, kapan lagi bakal mendapat kepercayaan seperti ini?

Oh..ya BP Malang kali ini beranggotakan 20 orang. 18 orang yang bertugas di Venue dan Basecamp. Khusus bascamp, pihak Slank telah mengkonfirmasi SFC Malang melalui Bejo Sandy (ketua), bahwa Rombongan Salank akan mampir di SFC Malang. 2 orang BP Malang yang lain, bertugas di Hotel.

..................................................................

26 Desember 2008

Sore hari...

Telepon berdering dari Bejo Sandy (ketua SFC malang) memberitahukan bahwa rombongan Slank akan memasuki kota Malang, jadi BP hotel harus segera bertolak ke Hotel. Saya dan Oedin langsung bertolak ke hotel, menyambut rombongan slank yang saat itu bersamaan datang. Rombongan yang datang dari jakarta terdiri dari Slank dan keluarga, Management, Crew dan pihak EO Pusat.


Kami langsung mendatangi Bunda dan mengucapkan rasa terima kasih dan selamat datang kembali di kota Malang. Setelah beberapa waktu bercengkrama, kami mempersilahkan rombongan untuk istirahat, mengingat kelelahan pasti menyelimuti, setelah melakukan perjalanan.






Setelah dirasa penyambutan dan segala keperluan sudah tersedia malam itu, kami mohon diri untuk menuju ke Venue untuk mengikuti breaffing dengan pihak keamanan venue, agar esok saat konser berlangsung semua dapat berjalan lancar.

"Ada rasa grogi bercampur gembira saat itu. Ini tugas pertama saya sebagai BP hotel, sebelumnya saya sudah pernah bertugas namun menjadi BP venue", ungkap Ojeb di venue.

..................................................................

27 Desember 2008

Pagi
BP Hotel sudah standby sejak pukul 09.00 wib, sesuai permintaan dari rombongan. Mbak Shanty meminta kami standby di lobby hotel agar mudah jika ada sesuatu yang diperlukan.

"Wah, jadi tidak sabar membayangkan meriahnya acara nanti malam. Soalanya, bukan hanya Slank yang perform. Ada juga KOIL dan BIP dalam acara Ulang Tahun Perak Slank kali ini, ungkap Ojeb.

11.00 wib
Rombongan keluarga Mas Bimbim turun ke lobby, turut serta istri, anak dan  pastinya Bunda Iffet beserta Pak Sidharta. Rencananya pagi ini rombongan keluarga Sidharta akan mengunjungi makam salah satu kerabat mereka di daerah Pemakaman Sama'an, Malang. Tak lama, rombongan langsung bertolak kesana.

Kecuali Ridho beserta keluarga dan Ivan yang juga keluar menemui kerabatnya di Malang, personel Slank yang lain tetap standby di hotel.

Terjadi kejadian kecil yang menggelikan di area pemakaman, ketika keluarga Sidharta sedang khusuk berdo'a, beberapa orang sekitar datang dan mencoba untuk sekedar berfoto dan meminta tanda tangan. Mereka baru mengetahui bahwa makam yang ada di situ adalah keluarga Sidharta. Namun, demi kenyamanan rombongan, kami terpakasa menghalau sejenak keinginan mereka untuk berfoto-foto.

Dari Sama'an, rombongan keluarga Sidharta langsung kembali ke hotel, karena siang ini rombongan Slank dijadwalkan bertolak ke SFC Malang yang sekaligus kediaman Bejo, yang pada 25 Desember 2008 kemarin juga telah menikah.

14.00 wib
Rombongan Slank sudah turun dan berkumpul di lobby hotel. bersiap menuju ke basecamp SFC Malang di jalan Ranakah 12-14. Sementara di basecamp, BP yang lain pun sudah standby menyambut kedatangan rombongan Slank, kecuali Ivan yang memang sejak datang di Malang, menginap di tempat kerabatnya.

Rombongan yang menggunakan 3 mobil disambut langsung oleh Bejo didampingi  keluarga besar. Mengingat sebenarnya agenda pertemuan ini lebih kepada ucapan selamat atas berlangsungnya pernikahan dari Bejo Sandy (Ketua SFCM) dengan Shanty Kartika Dewi (anggota BP Malang juga).

Di SFC jamuan makan siang itu terdengar penuh dengan cerita dan keakraban. Itu yang saya tangkap dari luar rumah, sebab tak jarang terdengar canda tawa dari Kaka atau Mas Adri (Kakak Mas Bim-bim). Sebuah suasana kekeluargaan yang indah.

Tak berselang lama, Bejo keluar dan menginstruksikan pada BP yang ada di luar rumah untuk bersiap-siap karena ada lagi yang mau datang. Ivan, ya bassis Slank ini datang menggunakan scotter bersama dengan saudaranya. Tak ada yang menyangka kalau Ivan bakal datang menggunakan Scooter. Suasana makin hangat, tawa yang terdengar semakin riuh (Nice moment with Nice people).

15.00 wib
Rombongan pamit dari Ranakah, saya dan Oedin kembali mengawal rombongan menuju ke venue untuk soundcheck.

Gerimis sore itu mengiringi rombongan bertolak ke Lapangan Rampal, tempat dimana konser nanti malam akan berlangsung. Sampai di lokasi saya sudah merasakan seperti apa atmosphere yang akan terjadi nanti malam (akan sangat manis dan akan sangat tidak terlupakan).

Slank hanya mencoba 2 lagu, kemudian kembali lagi ke hotel untuk persiapan nanti malam.

18.00 wib (Lobby Hotel)
Ada 3 orang pake T-shirt dengan gambar slank menghampiri kami, mereka dari Makasar. Salah satu dari mereka, seingat saya bernama Irtha, mengatakan bahwa mereka datang dari Makasar hanya  untuk menyaksikan konser 25 tahun Slank kali ini. Benar-benar sebuah dedikasi tinggi Fans buat Idolanya.

Tak lama kemudian, mereka saya antar ke kamar Bunda Iffet, karena memang mereka telah membuat janji bertemu dengan Bunda. Tak lama berselang, sekitar 20 menit, mereka sudah pamit. “Nggak ingin telat tiket konser”, kata Irtha.

19.30 wib
Mas Adri (Adrian Sidharta) turun dari kamar dan meminta Oedin untuk mengantarkannya menuju venue dengan motor. “Ingin lihat suasanan panggung”, katanya. Oedin pun bergegas mengantar mas Adri ke Venue.

Tak lama setelah Oedin kembali dari venue, rombongan sudah mulai turun dari kamar hotel dan bersiap menuju venue. Dari pihak EO Pusat memintaku untuk koordinasi ke pihak venue untuk bersiap. Perjalanan dari hotel ke venue tidak lama, hanya sekitar 15 menit.

Sudah kutebak, suasana di venue benar-benar ramai. Sepertinya Slanker's tidak ingin melewatkan moment bersejarah ini. Rampal yang becek setelah diguyur hujan sore itu, tidak  menghalangi niat mereka untuk menikmati acara Ulang Tahun Perak Slank tersebut. Saat rombongan memasuki venue, terdengar Koil sudah membuka acara.

Giliran aku dan Oedin yang kini istirahat, setelah seharian standby di hotel. Sambil istirahat, melihat perform Koil lewat Wide Screen yang disediakan panitia. Kemudia BIP tampil, band yang dulunya juga anak-anak Potlot ini benar-benar menyuguhkan performa yang tidak bisa dibilang main-main. Bongky, Indra, Pay Cs menggeber lagu-lagu andalan mereka.


"Wah....benar-benar malam itu, rasa lelah seharian tak lagi terasa, semua hilang", kata Ojeb.

Dan, inilah yang ditunggu-tunggu, Slank with Orchestra...
Lagu pertama mereka “Rock n Roll”, benar-benar menambah manis rangkaian konser malam itu. Slankers Malang benar-benar dimanjakan pada konser kali ini. Sedikit saja jeda, koor suara penonton membahana dan menghentak Rampal. Hits mulai dari album pertama sampai lagu Slank yang bakal keluar menghentak malam itu.

Seperti kubilang Malang benar-benar dimanjakan. Sebuah kolaborasi yang menambah special malam itu dihadirkan. Indra Qadarsih naik dan ikut mengiringi salah satu lagu dari deretan list song Slank malam itu.

Alhamdulillah, malam itu penontonnya pun menunjukkan apresiasi yang jempol. Menunjukkan bahwa Malang memang bukan kota rusuh. Di lain pihak, apresiasi tersebut memudahkan kerja BP Malang yang bertugas malam itu.
..................................................................

Akhir kata...tak kan terlambat ucapkan...

Selamat Ulang tahun Untuk Slank yang ke 25

Semoga Slank membumi...








..................................................................

Trimakasih sedalam-dalamnya untuk Indra Q yang sudah berbagi foto dokumentasinya
»»  READMORE...

ALBUM SLANK


1. 1990 - Suit-Suit....Hehehe (Gadis Sexy)
2. 1991 - Kampungan
3. 1993 - Piss
4. 1995 - Generasi Biru
5. 1996 - Minoritas
6. 1996 - Lagi Sedih
7. 1997 - Tujuh
8. 1998 - Mata Hati Reformasi
9. 1999 - 999+09
10. 2001 - Virus
11. 2003 - Satu Satu
12. 2003 - Bajakan!
13. 2004 - Road to Peace
14. 2005 - PLUR
15. 2006 - Slankissme
16. 2007 - Slow But Sure
17. 2007 - Original Soundtrack "Get Married"
18. 2008 - Slank - The Big Hip
19. 2008 - Anthem For The Broken Hearted
20. 2009 - Original Soundtrack Generasi Biru
»»  READMORE...

Jumat, 17 Februari 2012

SLANK

Slank
Slank
Latar belakang
Nama lahir Slank
Lahir 1983
Bendera Indonesia Indonesia
Jenis Musik Rock, Blues
Pekerjaan Band
Instrumen Gitar, Drum, Bass
Tahun aktif 1983 - sekarang
Perusahaan rekaman Slank Records
Mempengaruhi BIP
Situs resmi http://www.slank.com
Anggota
Bimbim (Drum)
Kaka (Vocal)
Ridho (Guitar)
Ivanka (Bass)
Abdee Negara (Guitar)
Mantan Anggota
Bongky (Bass)
Parlin Burman/Pay (Guitar)
Indra Qadarsih (Keyboard)
Reynold (Guitar)
»»  READMORE...

Selasa, 14 Februari 2012

Awal Karier



Cikal bakal lahirnya Slank adalah sebuah grup bernama Cikini Stones Complex (CSC) yabg dibentuk oleh Bimo Setiawan Sidharta (Bimbim) pada awal tahun 80-an. Band ini hanya memainkan lagu-lagu Rolling Stones dan tak mau memainkan lagu dari band lain, alhasil mereka akhirnya jenuh dan menjelang akhir tahun 1983 grup ini dibubarkan.[1]
Bimbim meneruskan semangat bermusik mereka dengan kedua saudaranya Denny dan Erwan membentuk Red Evil yang kemudian berganti nama jadi Slank, sebuah nama yang diambil begitu saja dari cemoohan orang yang sering menyebut mereka cowok selengean[1] dengan personel tambahan Bongky (gitar) dan Kiki (gitar). Kediaman Bimbim di Jl. Potlot 14 jadi markas besar mereka dan menjadi situs wajib yang harus dikunjungi para Slanker.
Mereka sempat tampil di beberapa pentas dengan membawakan lagu-lagu sendiri sebelum Erwan memutuskan mundur karena merasa tidak punya harapan di Slank.[1] Dengan perjuangan panjang terbentuklah formasi ke-13, Bimbim, Kaka, Bongky, Pay dan Indra, Slank baru solid.
Dengan formasi Bimbim (Drum), Bongky (Bass), Pay (Gitar), Kaka (Vokal) dan Indra (Keyboard) mereka mulai membuat demo untuk ditawarkan ke perusahaan rekaman.[1]
Setelah berulang kali ditolak, akhirnya tahun 1990 demonya diterima dan mulai rekaman debut album Suit... Suit... He... He... (Gadis Sexy). Album yang menampilkan hit Memang dan Maafkan itu meledak dipasaran sehingga mereka pun diganjar BASF Award untuk kategori pendatang baru terbaik. Album tersebut juga seakan "menampar" industri musik Indonesia yang kala waktu itu masih gencarnya lagu lagu Malaysia seperti tembang Issabella milik Search. Musik Slank yang Rock 'N Roll Blues itu bisa dibilang penyelamat kaum anak muda di Indonesia. Gayanya yang cuek dan slengean tapi bersahabat itu menarik massa yang saat itu masih sebatas minoritas.
Album kedua mereka, Kampungan pun meraih sukses yang sama. [1]. Hits single dari album Kampungan adalah Mawar Merah dan Terlalu Manis yang dibuat dalam dua versi. Suka suka dan Jualan. Namun anehnya,, justru lagu yang versi Suka suka lah yang menjadi hits dan sering dimainkan. Lagu nya memang damai karena Kaka bermain harmonika (bukan pertama kali ini saja Kaka bermain harmonika). Di album Kampungan ini pun,Slank memasukkan lagu Nina Bobo. Nafas Rock 'N Roll dan Blues masih terasa di album ini. Wajar,, karena nyawa musik Slank ada di situ.
Tahun 1993 bulan Desember, Slank merilis Album ketiga yang diberi judul Piss!. Semboyan Peace di plesetkan menjadi Piss. Semboyan Piss menjadi trend pada masa itu (mungkin juga sampai sekarang). Hits single dari album ini adalah Piss dan Kirim Aku Bunga. Cover album ini adalah seorang model yang meniru pose Jim Morisson (The Doors). walaupun banyak yang berpendapat bahwa model di cover tersebut adalah Bimbim, namun faktanya model cover album tersebut adalah Adji 'tarmo' tetangga seberang rumah Bimbim.
Tahun 1994, Slank lagi-lagi merilis sebuah album yang diberi titel Generasi Biru. Lagu ini juga sering dibawakan sampai saat ini. Hits single dari album ini adalah Generasi Biroe, Terbunuh Sepi, dan juga Kamu Harus Pulang yang sering dimainkan saat ending show mereka.
Album ke lima mereka, Minoritas dirilis pada Januari 1996. Menampilkan single Bang Bang Tut yang juga sukses dipasaran dan masih sering dinyanyikan di show mereka. Di album ini juga Bimbim menyanyikan sebuah lagu miliknya yang berjudul Bidadari Penyelamat. Unik nya,, lagu ini tidak ada aransemen apapun. Hanya suara Bimbim saja
sumber : wikipedia indonesia
»»  READMORE...

SLANK

Slank adalah sebuah grup musik di Indonesia. Dibentuk oleh Bimbim pada 26 Desember 1983 karena bosan bermain musik menjadi cover band dan punya keinginan yang kuat untuk mencipta lagu sendiri. Dan berhasil menjadi salah satu musisi bersejarah dan dikenang serta berpengaruh sepanjang masa di Indonesia. Selain itu Slank juga menyandang predikat Indonesia's Highest-Paid Music Star (bintang musik berbayaran termahal) pada tahun 2008 dan 2009 dengan honor Rp 500 Juta per show
sumber : wikipedia indonesia
»»  READMORE...